By | July 8, 2020

Demi menggarap segmen muda, para pebisnis kedai kopi ini membuka kedai espresso to go, yaitu kedai kecil yang menyediakan fresh RTD Coffee dengan harga terjangkau untuk dibawa pulang atau tidak dikonsumsi di tempat . Kehadiran platform journey hailing Gofood dan Grabfood ikut mendorong tren kedai coffee to go ini. Sementara itu, Kopi Kulo, salah satu model kopi ternama yang sebelumnya hadir di salah satu mall, baru-baru ini membuka cabang sendiri dengan konsep espresso shop. Seiring dengan banyaknya bisnis ini, kita harus siasati dengan cermat supaya kita tahu bagaimana cara mengembangkannya dengan baik dan bertahan lama.

Berasal dari New Orleans, Amerika Serikat sejak 1965, Ruth’s Chris Steak House membuka outlet pertamanya di Indonesia. Berlokasi di Somerset Apartment yang berdampingan langsung dengan Lotte Shopping Avenue, Kuningan, begitu mudah dijangkau dari segala penjuru di Jakarta. Kualitas daging steak yang disajikan merupakan pilihan daging grade terbaik di kelasnya. Menurut dia, perkembangan coffee store ini membuka ruang untuk para pemuda berani memulai dunia bisnis, dan juga meningkatkan perekonomian kota Makassar. Saat anda mempunyai sebuah cafe atau restoran, pastinya anda akan memiliki berbagai jenis menu. Nah disinilah anda harus mempersiapkan beberapa software yang nantinya akan bermanfaat untuk membantu bagian keuangan dan kasir dalam memudahkan saat proses pembayaran yang dilakukan oleh para buyer.

Membuka coffe shop

Sebelum membuka espresso store, Anda harus memilih lokasi strategis yang populer. Pertama-tama, coffee shop adalah tempat yang bagus untuk bersosialisasi. Mereka juga merupakan tempat yang disukai bagi orang-orang yang ingin menghabiskan waktu membaca buku atau majalah atau sekedar shopping sambil menikmati minuman dan makanan ringan.

Jika anda ingin membuat warung kopi yang memikat pandangan orang lain. Buatlah konsep yang menarik, bisa dengan konsep gaya trendy, industri bahkan klasik. Fakta menarik lainnya yang dijumpai dari studi ini adalah dari total belanja kopi dalam setahun terakhir, 39,03% millennials paling sering memilih kedai kopi berkonsep Coffee to Go untuk konsumsi kopi mereka. Selanjutnya, 30,32% memilih mengkonsumsi kopi di International Coffee Chain dan 17,10% memilih Local Chain Coffee. Sisanya, memilih mengkonsumsi kopi di Bakery & Pastry (8,39%), Independent Coffee Shop (2,90%), dan Specialty Coffee Shop (2,26%).

Walaupun memang banyak coffe shop yang menjamur di wilayah ini, namun kami siap bersaing dari mulai harga, pelayan, dan kualitasnya. Kami juga membuka harga untuk semua menu dari harga Rp5.000 – Rp13.000 paling mahal,” ujarnya. Walaupun demikian, konsumen kopi tetap menjadikan rasa kopi sebagai pertimbangan utama dalam memilih kedai kopi. Alasan yang kedua adalah harga yang terjangkau, tempatnya yang nyaman, variasi menu dan promo yang menarik. Membicarakan tentang modal usaha kedai kopi, tentu sangat relative.